Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Pelayanan Posyandu Lansua Rutin Di Wilayah Kerja Puskesmas Batua Kota Makassar

Main Article Content

Annisa Handayani
Hasbullah
Sri Ayu Rahayu

Abstract

Posyandu Lansia merupakan layanan kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia melalui pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi, serta kegiatan sosial (Kemenkes RI 2021). Tujuan: Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keaktifan lansia dalam mengikuti pelayanan Posyandu rutin Lansia di wilayah kerja Puskesmas Batua Kota Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 66 responden lansia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value < 0,005), motivasi (p-value < 0,005), pelayanan kader (p-value < 0,005), dan layanan Posyandu Lansia (p-value < 0,005) dengan keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu. Kesimpulan: Faktor pengetahuan, motivasi, pelayanan kader, dan layanan Posyandu Lansia secara signifikan mempengaruhi keaktifan lansia dalam mengikuti Posyandu di Puskesmas Batua Kota Makassar.

Article Details

Section
Articles

References

Arifin, T., & Sari, R. (2023). Pengaruh motivasi terhadap keaktifan lansia dalam mengikuti kegiatan posyandu lansia. Jurnal Layanan Kesehatan, 5(4), 65-70.

BPS. (2022). Sulsel Semakin Menua, Penduduknya 11,24% Lansia. https://makassar.tribunnews.com/2022/01/07/sulsel-semakin-menua-penduduknya-1124-lansia?page=all#google_vignette.

Damayanti, F. N. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Lansia Dengan Keikutsertaan Lansia Dalam Posyandu Lansia Di Kelurahan Sembungharjo Kota Semarang. Repositori Universitas Muhammadiyah Semarang, 1–8.

Kemenkes. (2021). Lansia bahagia bersama keluarga. https://kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/lansia-bahagia-bersama-keluarga#:~:text=Denpasar%2C 17 Juni 2021 Jumlah orang lanjut usia,jumlah Lansia meningkat menjadi 33%2C7 juta jiwa %2811%2C8%25%29.

Miller, C. A. (2014). Nursing for wellness in older adults (7th ed.). Lippincott Williams & Wilkins.

Muda, M. H., Hariyanto, T., & Ardiyani, V. M. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan motivasi lansia di kelurahan Tlogomas kecamatan Lowokwaru Malang. Nursing News, 2(1), 105–110.

Oktaria, M., Hardono, H., Wijayanto, W. P., & Amiruddin, I. (2023). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Diet Hipertensi pada Lansia. Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 2(2), 69–75. https://doi.org/10.35912/jimi.v2i2.1512

Prasetya, N. P. A. P., Yanti, N. L. P. E., & Swedarma, K. E. (2019). Gambaran Keaktifan Lansia Mengikuti Posyandu Lansia. Jurnal Ners Widya Husada, 6(3), 103–108. http://journal.uwhs.ac.id/index.php/jners/article/view/354

Sandana, K. N., et al. (2022). Peningkatan Peran Kader dalam Posyandu Lansia. Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(Spesial Issues 1). https://doi.org/10.32670/ht.v2iSpesial%20Issues%201.1137.

Sari, A. N. (2020). Hubungan Pengetahuan Lansia Tentang Senam Lansia dengan Praktik Senam Lansia di Posyandu Lansia. Jurnal Sehat Mandiri, 15(2), 55–63. https://doi.org/10.33761/jsm.v15i2.269

Sayidi, A., Zulfitri, R., & Fitri, A. (2023). Gambaran Motivasi Lansia Hipertensi Mengunjungi Posyandu Lansia. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 2(2), 26–37. https://doi.org/10.57218/jkj.vol2.iss2.889

Setyawan, D. (2018). Kementrian Kesehatan RI Politeknik Kesehatan Surakarta 2018. Kementerian Kesehatan RI, 1–13. https://adityasetyawan.wordpress.com/wp-content/uploads/2014/04/hipotesis-penelitian-20141.pdf.

Siagian, F. D., & Boy, E. (2020). Pengaruh Gerakan Salat dan Faktor Lain Terhadap Kebugaran Jantung dan Paru pada Lansia. MAGNA MEDICA: Berkala Ilmiah Kedokteran Dan Kesehatan, 6(2), 107. https://doi.org/10.26714/magnamed.6.2.2019.107-112.

Suriani, S., Parellangi, A., & Amiruddin, A. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga, Motivasi Dan Aksesibilitas Dengan Keaktifan Lansia Dalam Mengikuti Kegiatan Posyandu Lansia Di Desa Bunyu Barat Kecamatan Bunyu. Aspiration of Health Journal, 1(1), 97–107. https://doi.org/10.55681/aohj.v1i1.90.

Susanto, M., & Lestari, A. (2023). Dukungan keluarga dan masyarakat dalam partisipasi lansia pada layanan kesehatan. Jurnal Kesehatan Lansia, 11(2), 65-70.

Utari, S. D. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga, Pengetahuan Dan Motivasi Lansia Dalam Mengikuti Posyandu Lansia Di Desa Jeriji Tahun 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2,(3), 17–34.

Utami, N., & Prabowo, H. (2021). "Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Kader Posyandu." Jurnal Ilmu Kesehatan, 12(2), 78-85.

Wawomeo, A., Kurnia, T. A., Sekunda, M. S., & Fredimento, A. (2022). The correlation between health beliefs and family support on the elderly’s participation in the Elderly Health Service (Posyandu Lansia). Public Health of Indonesia, 8(2), 46-54.

Widiastuti. (2017). Kebutuhan caregiver dalam merawat lansia dengan deminsia di panti wredha kota semarang.

Widodo, W., et al. (2023). Pendekatan kesehatan komunitas dalam meningkatkan partisipasi lansia dalam posyandu. Jurnal Kesehatan Komunitas, 12(2), 40-45.

Yunita, J., Herniwanti, H., Nurlisis, N., Wirdaningsih, W., & Fahmi, M. M. (2022). Penatalaksanaan Hipertensi dengan “Cerdik” pada Lansia di Posyandu Lansia Kasih Ibu Tangkerang Labuai Kota Pekanbaru. Jurnal Abdidas, 3(6), 971–978. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i6.704

Yuliana, R., & Handayani, S. (2021). Kesehatan lansia dan keterlibatannya dalam program kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Lansia, 6(4), 90-9